Daihatsu Indonesia Masters 2026 berlangsung sengit di Istora Senayan, Jakarta. Turnamen BWF Super 500 ini menampilkan performa Indonesia Masters yang mengesankan dari wakil tuan rumah. Sebanyak 9 wakil lolos ke perempat final hingga 23 Januari 2026. Anda menyaksikan semangat juang tinggi di setiap sektor.
Indonesia Masters selalu menjadi ajang bergengsi sejak 2010. Hadiah total USD 500.000 menarik pemain top dunia. Tahun ini, wakil Merah Putih mendominasi babak awal. Hasil hari ini di perempat final menentukan tiket semifinal. Komunitas bulutangkis antusias memantau perkembangan.
Babak Awal: Dominasi Wakil Indonesia
Babak 32 besar berjalan mulus bagi banyak wakil. Alwi Farhan membuka dengan kemenangan meyakinkan atas Ayush Shetty dari India. Anthony Ginting melalui laga ketat melawan Julien Carraggi dari Belgia. Namun, beberapa pemain muda seperti Muhamad Yusuf tersingkir dini.
Ganda putra menunjukkan kekuatan. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri lolos mudah. Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani bertarung sengit melawan pasangan Malaysia. Mereka bangkit setelah kehilangan gim pertama. Pemain unggulan seperti pasangan ini membawa harapan besar.
Ganda campuran juga tampil solid. Dejan Ferdinansyah/Bernadine Alberta Wardana menang dua gim langsung atas wakil Malaysia. Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu mengamankan tiket 16 besar dengan kemenangan atas pasangan Denmark.
Performa Tunggal Putra: Alwi Farhan Jadi Tumpuan
Tunggal putra Indonesia menyisakan Alwi Farhan di perempat final. Dia mengalahkan Wang Zheng Xing dari China dengan rubber game 15-21, 21-19, 21-16. Alwi menunjukkan mental baja di gim ketiga. Kini dia menghadapi Yushi Tanaka dari Jepang.
Rekor head-to-head melawan Tanaka belum menguntungkan. Dua pertemuan sebelumnya berakhir kekalahan. Namun, dukungan publik Istora bisa mengubah segalanya. Alwi berada di peringkat 18 dunia, lebih tinggi dari lawannya. Anda melihat potensi kejutan di sini.
Ganda Putra: Derbi Merah Putih di Perempat Final
Sektor ganda putra menjadi sorotan. Tiga wakil lolos ke delapan besar: Fajar/Fikri, Sabar/Reza, dan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin. Fajar/Fikri menjinakkan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana dalam derbi 21-16, 18-21, 21-13.
Sabar/Reza bangkit setelah sempat mimisan. Mereka mengalahkan Nur Mohd Azriyn/Tan Wee Kiong dari Malaysia dengan tiga gim. Raymond/Nikolaus tampil konsisten. Jadwal hari ini menyajikan derbi Fajar/Fikri vs Raymond/Nikolaus. Pemenang mengunci tiket semifinal.
Ganda Putri: Tiga Pasangan Bertahan Kuat
Ganda putri mengirim tiga wakil ke perempat final. Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti (Tiwi/Fadia) menang straight game atas pasangan Thailand 21-17, 21-14. Mereka menjadi wakil pertama lolos delapan besar.
Lanny Trias Mayasari/Apriyani Rahayu dan Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum juga tampil impresif. Pasangan baru ini menunjukkan chemistry bagus. Sektor ini memberi harapan medali bagi Indonesia di turnamen nasional.
Ganda Campuran: Adnan/Indah dan Jafar/Felisha Maju
Ganda campuran menampilkan dua wakil kuat. Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil menang dramatis atas Lee Jongmin/Lee Yu Lim dari Korea 21-13, 20-22, 21-19. Comeback mereka di gim ketiga mengesankan.
Jafar/Felisha mengalahkan pasangan Denmark di babak awal. Keduanya siap menghadapi lawan tangguh di perempat final. Adnan/Indah akan bertemu unggulan China Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin. Anda bisa berharap kejutan dari pasangan muda ini.
Hasil Hari Ini dan Prospek Semifinal
Hasil hari ini di perempat final menentukan nasib wakil Indonesia. Alwi Farhan berjuang di tunggal putra. Derbi ganda putra menjanjikan pertarungan epik. Ganda putri dan campuran juga punya peluang lolos semifinal.
Indonesia Masters 2026 menunjukkan regenerasi pemain. Wakil muda seperti Alwi dan Raymond bersaing ketat dengan senior. Dukungan suporter di Istora menciptakan atmosfer luar biasa. PBSI optimis meraih gelar di sektor ganda.
Tantangan dan Strategi ke Depan
Beberapa wakil tersingkir dini seperti Putri Kusuma Wardani di 16 besar. Dia kalah dari lawan kuat. Tunggal putri tanpa wakil di delapan besar. Namun, fokus bergeser ke ganda yang mendominasi.
Strategi PBSI melibatkan persiapan mental dan fisik. Pemain unggulan belajar dari setiap laga. Anda melihat adaptasi cepat terhadap lawan internasional. Turnamen ini jadi ajang uji coba menuju Olimpiade mendatang.
Kesimpulan
Performa Indonesia Masters 2026 membanggakan. Sembilan wakil di perempat final menandakan kekuatan bulutangkis Indonesia. Dari Alwi Farhan hingga pasangan ganda, semangat juang terlihat jelas. Komunitas olahraga dan atlet berharap gelar juara segera datang. Pantau terus hasil di Istora Senayan untuk momen bersejarah.





